Istirahat singkat atau micro-break selama bekerja atau belajar dapat membantu otak dan tubuh kembali segar. Micro-break biasanya dilakukan selama beberapa menit, cukup untuk meregangkan otot, berjalan sebentar, atau sekadar menarik napas dalam-dalam. Istirahat ini membantu mengurangi ketegangan fisik dan mental yang muncul saat bekerja lama tanpa jeda. Dengan cara ini, produktivitas dan konsentrasi dapat tetap terjaga sepanjang hari.
Micro-break juga meningkatkan kreativitas dan kemampuan memecahkan masalah. Saat otak diberikan waktu singkat untuk beristirahat, proses pemikiran bisa berjalan lebih efektif. Banyak orang merasa lebih mudah menemukan ide baru setelah melakukan istirahat singkat. Hal ini menunjukkan bahwa istirahat bukan tanda kelemahan, melainkan strategi cerdas untuk menjaga performa kerja.
Untuk memaksimalkan manfaat micro-break, seseorang bisa menjadwalkannya secara teratur. Misalnya, setiap satu jam bekerja, ambil jeda 5–10 menit untuk bergerak atau melakukan aktivitas ringan. Kebiasaan sederhana ini membantu mengurangi stres dan membuat tubuh lebih nyaman. Dengan rutin menerapkan micro-break, aktivitas kerja menjadi lebih efisien, produktif, dan menyenangkan.
